Dec 1, 2018

Faktor Langit (God)

Anda harus membuang sisa sisa ide-ide kuno dari jaman kegelapan, semisal ide yang menyatakan bahwa ada Dewa-Dewi, Tuhan, Iblis, Malaikat atau leluhur yang menginginkan Anda hidup miskin atau terus menjadi miskin oleh karena Anda harus melayani mereka. Kedepannya saya akan menyebut Dewa-Dewi, Tuhan, Iblis, Malaikat atau leluhur ini dengan sebutan Tuhan untuk mempermudah penjelasan.


Segala yang bernyawa harus terus-menerus mencari pengembangan kehidupannya. Sebab, kehidupan pada hekekatnya terus bertumbuh. 


Anda tidak hendak menjadi kaya hanya untuk memuaskan nafsu semata. Hilangkan ide yang menyatakan bahwa Tuhan menginginkan anda mengorbankan diri untuk orang lain dan karenanya anda akan mendapat kemurahan Tuhan dengan mengerjakan hal-hal tersebut. Tuhan tidak menginginkan hal-hal semacam itu.


Apa yang diinginkan Tuhan adalah Anda bisa menjadi yang terbaik, bagi diri anda dan bagi orang lain. Dan anda akan punya kesempatan lebih banyak untuk menolong orang lain, jika anda kaya.


Didunia ini ada 3 yang abadi:
1. Perubahan
2. Tuhan
3. Hukum Alam Ciptaan Tuhan, jika kita percaya pada Tuhan namun melanggar Hukum alam ciptaan Tuhan maka kepercayaan anda kepada Tuhan percuma tidak ada gunanya bahkan kepercayaan anda pada Tuhan bisa membunuh anda

Contoh anda sudah taat ibadah, berdoa tulus, bahkan berpuasa untuk Tuhan. Namun tidak peduli apapun agama dan kepercayaan anda kalau anda terjun dari Lantai 66 tetap akan mati tragis karena itu melanggar hukum alam ciptaan Tuhan.

Oleh karena itulah kita jangan heran kepada orang Atheis yang tidak percaya Tuhan namun dia masih bisa kaya dan sukses karena dia lebih mengutamakan Hukum Alam Ciptaan Tuhan. Namun kedepannya seorang Atheis pun akan sadar ada kekuatan diaatas Hukum Alam Ciptaan Tuhan dimana seperti yang kita tahu  dahulu ada Nabi-Nabi, Resi, dan orang yang sakti mempunyai kekuatan Tuhan tersebut.


Jagad raya ini seperti toko serba ada yang menyediakan bahan-bahan dasar yang bisa digunakan semua orang untuk menjadikan dirinya kaya raya. Dan persediaan ini tidak akan habis. Saat tanah habis kesuburannya sehingga tumbuhan bahan-bahan pembuat makanan tidak lagi bisa tumbuh diatasnya maka proses alam akan memproduksi kembali tanah-tanah subut atau memperbarui dirinya.

Saat semua emas dan minyak bumi habis tersedot dari dalam tanah, tetapi jika dalam perkembangan sosialnya suatu masyarakat masih membutuhkan emas dan minyak bumi, maka akan terproduksilah emas dan minyak bumi lain dari sesuatu yang tak tercipta atau tak berbentuk sebelumnya. Alam akan merespon kebutuhan manusia dan tak akan membiarkan dunia ini eksis tanpa berkelimpahan persediaan atas apa yang dibutuhkannya.

Prinsip-prinsip di atas berlaku bagi siapa saja. Semua orang dari Suku bangsa manapun pada hakekatnya berlimpah kekayaan.

Anda tidak ditakdirkan miskin karena terbatasnya sumber-sumber kekayaan. Tak seorang pun tetap miskin gara-gara terbatasnya sumber-sumber kekayaan. Sebab, ada begitu banyak sumber kekayaan yang lebih dari cukup untuk semua orang.

Faktanya, sumber-sumber kekayaan dan kemakmuran yang tampak oleh mata kita saja masih banyak yang belum tersentuh dan tak ada habisnya. Sementara, sumber-sumber kekayaan dan kemakmuran yang tak terlihat juga benar-benar berlimpah ruah dan tak terbatas jumlahnya. Sumber daya dari Pencipta (Tuhan) sendiri tidaklah habis dalam proses pembuatan alam semesta, mengandung hal-hal yang tidak atau belum mewujud, yang kesemuanya merupakan materi dasar dari segala ciptaan, susunan dan bentukan. Sumber-sumber materi dasar di alam semesta ini tak pernah habis terpakai sekalipun beribu-ribu ciptaan, bentukan, atau susunan telah dan akan selalu kita ciptakan lagi.

Jangan ragu untuk meminta lebih banyak lagi, merupakan kebahagian Tuhan untuk memberikan apapun yang Anda minta.

Maka orang kaya yang sukses akan berdoa (berharap) meminta kepada yang di anggap olehnya Tuhan terlepas agama dan kepercayaan apapun orang kaya pasti rajin ibadah bahkan membantu semua orang yang membutuhkan walaupun agama dan kepercayaan berbeda. Orang kaya merasa semua agama benar sehingga dia membantu semua orang yang membutuhkan agar orang yang dibantu mendapatkan jalan kebenaran. Orang kaya merasa semua agama benar sehingga dia membantu semua orang yang membutuhkan agar mendapatkan jalan kebenaran.

Jadi, sejatinya tak seorang  pun itu miskin  secara alamiah atau miskin karena tidak kebagian sumber-sumber kekayaan dan kemakmuran yang disediakan oleh alam. Menjadi kaya adalah hasil dari melakukan  sesuatu yang benar, melakukan sesuatu dijalan yang tepat.

Menjadi kaya bukan hasil dari kebiasaan berhemat atau berprilaku kikir. Banyak orang kikir justru adalah orang miskin terselubung. Sementara orang dermawan yang suka menyumbang sudah pasti orang kaya.

Sebagai contoh:
Bill Gates pendiri Microsoft ini mencapai kekayaan US$ 84,2 miliar atau setara Rp 1.207 triliun. Ia kerap menghabiskannya untuk donasi. Melalui Bill & Melinda Gates Foundation, yayasan yang dijalankannya bersama sang istri, Bill Gates melakukan aksi kepedulian.vDengan kucuran dana sebesar US$ 27 miliar atau Rp 387 triliun, Bill & Melinda Gates Foundation menjalankan program pembangunan yang berfokus pada pengembangan pertanian, pendirian perpustakaan, pengentasan kemiskinan, kesehatan global, dan pendidikan.

Bahkan Bill Gates melunasi utang Nigeria ke Jepang sebesar Rp 950 miliar.

Lalu ada cerita lucu dari salah satu orang terkaya Republik Indonesia


Jakarta - Forbes merilis 10 orang terkaya di Indonesia tahun 2017. Dari daftar tersebut, ada orang kaya yang pernah menyumbang Rp 1 triliun untuk orang terkaya sejagad raya, Bill Gates. Siapa dia?

Pengusaha pendiri Mayapada, Tahir bisa dibilang orang yang cukup dekat dengan Bill Gates. Dia pernah membawa orang terkaya dunia itu datang ke Indonesia untuk misi kemanusiaan. Bill Gates datang ke Jakarta pada April 2014 untuk mendukung rencana pembentukan Indonesian Health Fund. 

Indonesia Health Fund adalah wadah bagi para filantropis atau orang kaya yang gemar beramal menyumbangkan hartanya untuk sebuah program kesehatan. Tak berbeda jauh dengan yayasan yang dimiliki Bill Gates dan istrinya yaitu Bill and Melinda Gates Foundation. 

Di pembentukan Indonesia Health Fund tersebut, ada 8 pengusaha yang menyumbangkan uang senilai US$ 40 juta. Di saat bersamaan, Bill Gates pun menyumbang nominal yang sama. Sumbangan itu disalurkan di Indonesia dan terfokus pada 5 problem kesehatan yaitu malaria, TBC, HIV-AIDS, demam berdarah, dan Keluarga Berencana (KB).

Hubungan Tahir dengan Bill Gates sendiri karena mereka sama-sama anggota Global Fund, yayasan yang bergerak di bidang yang sama. 

Ada cerita menggelitik soal hubungan Tahir dan Bill Gates ini. Kala itu, Tahir ingin menyumbang lewat Bill and Melinda Gates Foundation untuk rencana pencegahan penyakit polio global yaitu polio fund. 

Konsepnya, lanjut Tahir, Bill Gates Foundation akan memberikan sumbangan 1:1 dengan yang digelontorkan Tahir. Jadi dari Rp 1 triliun yang diberikan Tahir, Bill Gates akan menambahnya dengan Rp 1 triliun juga.

"Saya bilang saya mau untuk Indonesia. Lalu berunding 75% untuk Indonesia, 25% untuk dunia," kata Tahir ketika berkunjung ke kantor detikcom 2014 lalu.

Dengan nada yang sedikit bercanda tahir mengatakan, dia awalnya hanya ingin membuat kaget staff dari Bill Gates tersebut saat menyebut nilai sumbangan sebesar US$ 1 juta. Namun karena bahasa inggrisnya kurang bagus, ia malah menyebut one hundred million dolar, padahal seharusnya one million dolar.

"Dalam hati saya pikir satu juta dolar, tapi yang diucapkan seratus juta dolar karena bahasa Inggris saya kurang bagus. Tapi ya sudah, tidak saya ralat juga," katanya.

Hal itu pun membuat staff dari Bill Gates tersebut kaget. Karena sebelumnya, Bill Gates Foundation pun mendapatkan sumbangan dari Bernama Group perusahaan asal Malaysia senilai US$ 5 juta. Sedangkan Tahir bisa menyumbangkan hingga US$ 100 juta.

Menurutnya, sumbangan yang didapat untuk mencegah penyakit polio di Indonesia bertambah besar. Sebanyak 75% dari total sumbangan yang diberikan Tahir ditambah yang berasal dari Bill Gates Foundation menjadi senilai US$ 150 juta.

"Sebulan kemudian Bill Gates tulis sama saya pribadi. Dia bilang dia ingin ketemu bulan depan," kata Tahir.


Kalau tidak bisa dibilang 100% saya bilang 99% orang kaya selalu sedekah menyumbangkan kekayaannya 10% bahkan lebih dari nilai kekayaannya setiap bulan. Dengan bersedekah akan menarik kekayaan lain serta menghilangkan hal buruk yang negatif seperti kesialan hidup seperti dalam bisnis bahkan kesehatan.



0 comments:

Post a Comment