Mar 3, 2012

Batu Nona dan Kora-kora


Batu Nona terletak di pantai Kema, Minahasa Utara – Sulawesi Utara. Jika anda naik kendaraan pribadi dari Manado membutuhkan waktu kira-kira 2 jam. Dari Manado ke arah Minut Bitung lalu ada arah petunjuk ke Kema, di Kema nanti ada arah petunjuk pantai Firdaus tidak ada salahnya anda mampir di sini karena pada waktu tertentu akan terlihat surga di pantai ini Smile sesuai dengan nama pantai ini. Hanya anda yg berjodoh dengan waktu maka akan melihat penampakan surga di pantai ini. Lalu ada petunjuk lain ke Batu Nona dan Kora-kora ikuti petunjuk nanti ada petunjuk Penjara Tua Kema tidak ada salahnya anda mampir, ini adalah penjara tertua sejak jaman spanyol dan banyak para bajak laut dunia yg di kurung di penjara tua ini dahulu.

Jika ada waktu lebih singgahlah ke Waruga Kepala Walak (Raja) Kema dahulu Waruga Xaverius beri rokok dan cap tikus (minuman tradisional Minahasa) sebagai penghormatan, supaya sepanjang perjalanan aman serta anda akan melihat bbrp keajaiban diperjalanan sampai ke Batu Nona. Beberapa tokoh besar Minahasa melakukannya secara rutin seperti Sam Ratulangi, Mantan Gubernur Worang, Sarundayang, dll. Bahkan bbrp tokoh Spanyol, Portugis, Belanda yg mengaku keturunan dari beliau sering datang kesini pada waktu-waktu tertentu. Maka dari itu timbul kesan keramat dari yg takut untuk foto tempat ini, sampai menceritakan sisilah serta latar belakang Xaverius ini, terkesan misteri (secret) atau sengaja di sembunyikan. Orang-orang mempercayai siapapun yg memberi penghormatan kepada beliau maka akan sukses dalam hidupnya tentu jalan lupa berdoa kepada Tuhan yg utama.

Setelah itu lanjutkan perjalanan ke Batu Nona sepanjang perjalanan anda hanya akan melihat rumah-rumah penduduk mayoritas keturunan Ternate maka dari itu disebut tempat ini Kora-Kora. Kora-kora adalah pasukan khusus ternate yg hebat dalam berperang. bahkan terkenal bisa jalan di atas air ketika berperang. Namun raja Ternate pada waktu itu di racun oleh Spanyol dan Portugis setelah raja Ternate di bunuh maka pasukan setia dari Raja memilih melarikan diri ke Kema. Xaverius terkenal arif dan bijaksana maka ia menerima siapa saja orang yg tertindas.

Tidak heran Batu Nona diambil dari sebutan bahasa orang pesisir pantai di Indonesia Timur yg berarti wanita cantik. Batu Nona dipercaya tempat dari Dewi Laut yg sangat cantik sejak jaman dahulu bahkan sejak perang berkecamuk baik dari pihak asing tidak ada yg berani untuk berperang di tempat ini. Bahkan ada cerita siapa yg memulai peperang ditempat ini armada meraka akan hancur, hal ini terbukti dgn bbrp kapal dari Portugis dan Spanyol tenggelam secara misterius di tempat ini seperti tertiup angin lalu di hisap oleh laut di ikuti dengan munculnya wanita cantik sexy yg hanya memakai kain saja. Maka dari itu tidak heran tempat ini menjadi tempat perlindungan serta tidak ada peperangan di sini.

Batu Nona di sini terlihat seperti wajah wanita cantik. Namun sayang sekarang untuk melihat Batu Nona sudah sulit untuk jalan kaki karena jalan untuk memutar bukit seperti sengaja di tutup. Maka anda harus menyewa speed bot atau kendaraan air lain. Sekarang pantai ini dikelola dan dikomersilkan, anda dapat melihat wujud dari penghuni Batu Nona ini yg telah di buat menjadi patung.

Untuk foto-foto lebih lengkap anda bisa melihat di facebook album saya:

silahkan lihat di link berikut ini: https://www.facebook.com/media/set/?set=a.347296691981072.84045.100001022335182&type=3&l=3fa9baeae7

1 comments:

Rama said...

mantap skali...

Post a Comment