Memang susah agak susah mencari, orang Manado yang terkaya. Terlebih prinsip orang Manado jika sudah di atas tidak pernah sombong dan cenderung merendah seperti padi yang banyak tumbuh di bumi Minahasa. Nah akibat dari itu orang kaya Manado cenderung tidak ingin tampil secara menyolok, jadi jika melihat orang Manado yang menyolok memamerkan hartanya bisa di pastikan dia tidak kaya atau OKB (orang kaya baru). Mangkannya dari itu muncul sebutan Manado: Menang Nampang Doang.
Ya memang sudah begitu kebanyakan mereka lebih baik kalah nasi daripada kalah gaya. Namun untuk orang Manado yang memang sudah berhasil sukses atau kaya dalam arti sebenarnya semakin tinggi semakin merendah. Baik kita lihat satu persatu para Orang kaya Manado yang menjadi pengusaha kaya, karena memang pada umumnya pengusaha lah yang kaya
.
Menurut majalah Forbes orang terkaya di Indonesia adalah:
1. Aburizal Bakrie & family (5,4 Miliar US$)
2. Sukanto Tanoto (4,7 Miliar US$)
3. Budi Hartono (3,14 Miliar US$)
4. Michael Hartono (3,08 Miliar US$)
5. Eka Tjipta Widjaja (2,8 Miliar US$)
6. Putera Sampoerna (2,2 Miliar US$)
7. Martua Sitorus (2,1 Miliar US$)
8. Rachman Halim (1,6 Miliar US$)
9. Peter Sondakh (1,45 Miliar US$)
10. Eddy William Katuari (1,39 Miliar US$)
11. Anthoni Salim (1,3 Miliar US$)
12. Mochtar Riady (950 Juta US$)
13. Murdaya Poo (900 Juta US$)
14. Arifin Panigoro (880 Juta US$)
15. Hary Tanoesoedibjo (815 Juta US$)
16. Trihatma Haliman (790 Juta US$)
17. Sjamsul Nursalim (550 Juta US$)
18. Chairul Tanjung (450 Juta US$)
19. Paulus Tumewu (440 Juta US$)
20. Prajogo Pangestu (420 Juta US$)
21. Soegiharto Sosrodjojo (355 Juta US$)
22. Sutanto Djuhar (350 Juta US$)
23. Hadi Surya (345 Juta US$)
24. Aksa Mahmud (340 juta US$)
25. Harjo Sutanto (315 Juta US$)
26. Soegiarto Adikoesoemo (310 Juta US$)
27. Husein Djojonegoro (305 Juta US$)
28. Kartini Muljadi (260 Juta US$)
29. Edwin Soeryadjaya (250 Juta US$)
30. Jusuf Kalla (230 Juta US$)
31. Tan Kian (225 Juta US$)
32. Ciputra 205 Juta US$)
33. Bambang Trihatmodjo (200 Juta US$)
34. George & Sjakon Tahija (195 Juta US$)
35. Kris Wiluan (185 Juta US$))
36. Eka Tjandranegara (170 Juta US$)
37. Alim Markus & family (140 Juta US$)
38. Husein Sutjiadi (135 Juta US$)
39. Jakob Oetama (130 Juta US$)
40. Boenjamin Setiawan (120 Juta US$)
sumber: www.forbes.com
Pada Nomor 9 Peter Sondakh berikut fotonya:
Silahkan klik untuk melihat lebih jelas.
Forbes melaporkan, jumlah kekayaan Peter Sondakh mencapai 1,45 Miliar US$ atau sekitar Rp 13 triliun. Sondakh adalah big bos Rajawali Group yang eksis sejak 1984. Saat ini ayah tiga orang anak tersebut bergerak dalam bisnis di bidang telekomunikasi, barang-barang konsumen, retail, dan sektor transportasi.
Perusahaan Sondakh juga turut memproduksi semen (Semen Gresik), yang mem-berikan profit cukup besar se-lama 2 tahun. Dia juga ber-kiblat dalam perhotelan, dan ikut sebagai partner bisnis dengan Sheraton dan Novotel.
Pada nomor 19 Paulus Tumewu berikut fotonya:
Sedangkan Paulus Tumewu diprediksi memiliki kekayaan mencapai 440 juta US$ atau sekitar Rp 3,9 triliun. Pria tiga anak ini memulai usaha bisnis dengan men-dirikan Ramayana Store tahun 1978 silam. Saat ini terdapat 100 cabang Ramayana di Indo-nesia, yang awalnya terfokus di penjualan pakaian, namun telah memperluas dalam penjualan barang-barang, ter-masuk makanan dan mainan anak-anak dengan membidik pangsa pasar konsumen kelas bawah.
Dia menikah dengan adik Eddy Tansil, buronan korupsi Rp 1,3 triliun yang masih menghilang. Pada tahun 2005, Paulus ditangkap oleh pihak kepolisian karena dituduh tidak membayar pajak pribadi.
Pada nomor 32 Ciputra berikut fotonya:
Sementara itu, konglomerat yang tumbuh dan besar di Manado, Ir Ciputra berada pada peringkat 32 orang terkaya di Indonesia. Jumlah kekayaan Pak Ci’ (sapaan akrabnya) menurut Forbes mencapai 205 juta US$ atau sekitar Rp 1,8 triliun. Forbes mengungkap-kan, Ciputra (75) awalnya mendirikan perusahaan tahun 1961. Dua dekade kemudian, pemilik perumahan elit Citra-land (Manado) itu mendirikan Ciputra Group, yang kini men-jadi salah satu perusahaan terbesar di Indonesia.
Ir. Ciputra, lahir di Parigi, Sulawesi Tengah pada tanggal 24 Agustus 1931 adalah seorang insinyur dan pengusaha di Indonesia. Ciputra menghabiskan masa kecil hingga remajanya di sebuah desa terpencil di pojokan Sulawesi Utara. Begitu jauhnya sehingga desa itu sudah nyaris berada di Sulawesi Tengah. Jauh dari Manado, jauh pula dari Palu. Sejak kecil Ciputra sudah merasakan kesulitan dan kepahitan hidup. Terutama saat bapaknya ditangkap penjajah dan tidak pernah kembali lagi. Ketika remaja sekolah di SMP Frater Donbosco Manado.
Ketika tamat SMA, kira-kira saat dia berusia 17 tahun, dia meninggalkan desanya menuju Jawa, lambang kemajuan saat itu. Dia ingin memasuki perguruan tinggi di Jawa. Maka, masuklah dia ke ITB (Institut Tekhnologi Bandung). Keputusan Ciputra untuk merantau ke Jawa tersebut merupakan salah satu momentum terpenting dalam hidupnya yang pada akhirnya menjadikan Ciputra orang sukses. Keputusan Ciputra untuk merantau ketika tamat SMA merupakan keputusan yang tepat, karena pada usia tersebut muncul adanya keinginan untuk bebas yang disertai rasa tanggung jawab pada diri individu. Ciputra adalah perantau yang sempurna. Dia mendapatkan kebebasan, tapi juga memunculkan rasa tanggung jawab pada dirinya.
Setelah menyelesaikan kuliahnya Di ITB, Ciputra mengawali karirnya di Jaya Group, perusahaan daerah milik Pemda DKI. Keberadaan Ciputra di Jaya Group ternyata tidak terpengaruh oleh kondisi politik. Berbagai perubahan politik telah terjadi, namun Ciputra bisa tetap bertahan di Jaya Group. Ciputra bekerja di Jaya Group sebagai direksi sampai dengan usia 65 tahun dan setelah itu, sampai dengan saat ini, sebagai penasihat bersama Bapak Gubernur Sutiyoso. Di perusahaan DKI tersebut Ciputra bisa bertahan lama karena dua hal,pertama, Ciputra merasa DKI mewakili rakyat Jakarta dan ia senang bisa melakukan sesuatu untuk rakyat. Kedua, Ciputra merasa diberi kebebasan untuk berinovasi di Jaya Group, termasuk dalam pembangunan proyek Ancol. Kemudian bersama dengan Sudono Salim (Liem Soei Liong), Sudwikatmono, Djuhar Sutanto dan Ibrahim Risjad, Ciputra mendirikan Metropolitan Group, yang membangun perumahan mewah Pondok Indah dan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai. Pada masa itu, Ciputra duduk sebagai direktur utama di Jaya Group dan di Metropolitan Group sebagai presiden komisaris. Akhirnya Ciputra mendirikan grup perusahaan keluarga, Ciputra Group.
Pada tahun 1997 terjadilah krisis ekonomi. Krisis tersebut menimpa tiga group yang dipimpin Ciputra: Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Namun dengan prinsip hidup yang kuat Ciputra mampu melewati masa itu dengan baik. Ciputra selalu berprinsip bahwa jika kita bekerja keras dan berbuat dengan benar, Tuhan pasti buka jalan. Dan banyak mukjizat terjadi, seperti adanya kebijakan moneter dari pemerintah, diskon bunga dari beberapa bank sehingga ia mendapat kesempatan untuk merestrukturisasi utang-utangnya. Akhirnya ketiga group tersebut dapat bangkit kembali dan kini Group Ciputra telah mampu melakukan ekspansi usaha di dalam dan ke luar negeri.
Ciputra telah sukses melampaui semua orde; orde lama, orde baru, maupun orde reformasi. Dia sukses membawa perusahaan daerah maju, membawa perusahaan sesama koleganya maju, dan akhirnya juga membawa perusahaan keluarganya sendiri maju. Banyak investor yang memegang surat hutang dan/atau saham perusahaan-perusahaan publik yang dimiliki Ciputra harus gigit jari ketika nilai surat-surat berharga tersebut menjadi tidak berharga sama sekali. Selain itu juga banyak nasabah yang dirugikan ketika Bank Ciputra ditutup oleh Pemerintah karena dianggap tidak layak.
Pada usianya yang ke-75, ketika akhirnya dia harus memikirkan pengabdian masyarakat apa yang akan ia kembangkan, dia memilih bidang pendidikan. Kemudian didirikanlah sekolah dan universitas Ciputra. Bukan sekolah biasa. Sekolah ini menitikberatkan pada enterpreneurship. Dengan sekolah kewirausahaan ini Ciputra ingin menyiapkan bangsa Indonesia menjadi bangsa pengusaha.
No related posts.
































Topik yang menarikk..
Mantap Bro…
Sukses selalu
thx bro atas motivasinya…
Thanks, Situsnya sarat dgn informasi tentang Minahasa. Boleh kan kupasang Linknya di Blog-q, en bisa jadi sumber informasi buat blog-q.
hai rykers,
kamu tau nda orang terkaya kawanua yang ‘asli’ berdarah kawanua?
kita lagi sibuk skali jadi belum sempat posting artikel baru, hehe!
BTW, thanks atas kunjungan perdananya di blog ungke
Salam,
ungke
http://www.ungkes.blogspot.com
Pak RYKERS, saya senang dengan postingan di Blog ini, karena banyak mengungkap tentang Kawanua. Saya beritahukan RSS Widget telah saya pasang di “Kawanua Law Crime” dan menyusul di Blog saya yang lain., mudah-mudahan tidak keberatan.
Terima kasih.
ERIX TENGOR
Email-dhrtengor@yahoo.co.id
Blog : http://kawanua-law.blogspot.com
http://suluun.blogspot.com
http://suluun.com
Bagus juga prinsip orang manado..salut nih..
hahaha….nda ada orang sanger pa de pe list.
mo bajual dlu, tolong lia akang di
http://manado-market.blogspot.com/
http://manado-market.blogspot.com/
sp tw minat?
Kalau saya kaya nulis aja, itu pun ngak pasti he he. Salam.
@tengor
ud d link tuh…
@Ersis Warmansyah Abbas
penulis yg kaya banyak kan? dan brown contohya
prinsip ya emang gitu yg mau juala silahkan deh…
tu dua fam Minahasa. mar apa dorang orang Minahasa Asli?
setau kita Chinese……….
ciputra…besar di Manado mar asli Cina
Indonesia sob, emang Minahasa sama chinese apa bedanya
orang minahasa kan keturunan mongol. nah mongol ini yg berhasil menyatukan rakyat chinese sekarang ini walaupun mreka penjajah. soal kulit dll mongol dan chinese mirip. mongolia skrg kan bagian dari RRC.
Ciputra sih orang tuanya aja sudah lama tinggal di Sulawesi Utara, dan memang sudah orang sana. Mangkannya dia ingin bangun sulawesi Utara lihat Monumen Tuhan Yesus memberkati itu sumbangan dia.
Ciputra= Cina Putra Sulawesi Utara.
Cina dgn Minahasa sama saja. lihat aja orang Minahasa berkulit putih seperti chinese
Menurut saya Cina dan Minahasa itu berbeda………
saya tidak setuju anda menyamakan orang Cina dan Minahasa, walau konon kita dari Mongol.
dan anda perlu tahu bahwa….Mongolia itu bukan bagian dari RRC, bisa liat di peta dan juga daftar negara2…..
Cina Manado bukan sama dengan Minahasa………….
btw…saya mau tanya, menurut kamu, sifat2 dan budaya apa saja yang berdampak positif bagi suku minahasa dalam melakukan bisnis….?
thanks in advance
spy ngoni tau samua org Minahasa yg sama dgn org Cina, tanya pa org2 Sonder.
Org Sonder punya cara hidup dgn prinsip org Cina..makanya org Sonder lebih dikenal CINA MINAHASA..